danau toba


Danau Toba adalah
sebuah danau vulkanik sebesar 100km x 30km di Sumatera Utara,
Sumatera, Indonesia. Di
tengahnya terdapat sebuah
pulau vulkanik bernama Pulau
Samosir.
Danau Toba sejak lama menjadi
daerah tujuan wisata penting di
Sumatera Utara selain Bukit
Lawang dan Nias, menarik
wisatawan domestik maupun
mancanegara.
Diperkirakan Danau Toba terjadi
saat ledakan sekitar
73.000-75.000 tahun yang lalu
dan merupakan letusan
supervolcano (gunung berapi
super) yang paling baru. Bill Rose
dan Craig Chesner dari Michigan
Technological University
memperkirakan bahwa bahan-
bahan vulkanik yang
dimuntahkan gunung itu
sebanyak 2800km3, dengan
800km3 batuan ignimbrit dan
2000km3 abu vulkanik yang
diperkirakan tertiup angin ke
barat selama 2 minggu.

legenda danau toba
Pada jaman dahulu, hiduplah
seorang pemuda tani yatim piatu
di bagian utara pulau Sumatra.
Daerah tersebut sangatlah
kering. Pemuda itu hidup dari
bertani dan mendurung ikan,
hingga pada suatu hari ia
mendurung,sudah setengah hari
ia melakukan pekerjaan itu
namun tak satu pun ikan di
dapatnya.
Maka dia pun bergegas pulang
karena hari pun mulai larut
malam, namun ketika ia hendak
pulang ia melihat seekor Ikan
yang besar dan indah , warnanya
kuning emas. Ia pun menangkap
ikan itu dan dengan segera ia
membawa pulang ikan tersebut,
sesampainya di rumah karena
sangat lapar maka ia hendak
memasak Ikan itu tetapi karena
indahnya ikan itu.Dia pun
mengurungkan niatnya untuk
memasak ikan itu, ia lebih
memilih untuk memeliharanya,
lalu ia menaruhnya di sebuah
wadah yang besar dan memberi
makannya, keesokan harinya
seperti biasanya ia pergi bertani
ke ladangnya, dan hingga tengah
hari Ia pun pulang kerumah,
dengan tujuan hendak makan
siang, tetapi alangkah
terkejutnya dirinya, ketika
melihat rumahnya, didalam
rumah nya telah tersedia
masakan yang siap untuk di
makan, ia terheran heran, ia pun
teringat pada ikannya karena
takut di curi orang, dengan
bergegas ia lari ke belakang,
melihat ikan yang di pancingnya
semalam.
Ternyata ikan tersebut masih
berada di tempatnya, lama ia
berpikir siapa yang melakukan
semua itu, tetapi karena
perutnya sudah lapar , akhirnya
ia pun menyantap dengan
lahapnya masakan tersebut.Dan
kejadian ini pun terus berulang
ulang, setiap ia pulang makan,
masakan tersebut telah
terhidang di rumahnya.
Hingga pemuda tersebut
mempunyai siasat untuk
mengintip siapa yang melakukan
semua itu, keesokan harinya dia
pun mulai menjalankan
siasatnya, Ia pun mulai
bersembunyi diantara
pepohonan dekat rumahnya.
Lama ia menunggu, namun asap
di dapur rumahnya belum juga
terlihat, dan ia pun berniat untuk
pulang karena telah bosan lama
menunggu, namun begitu Ia
akan keluar dari
persembunyiannya, Ia mulai
melihat asap di dapur rumahnya,
dengan perlahan lahan ia
berjalan menuju kebelakang
rumah nya untuk melihat siapa
yang melakukan semua itu.
Alangkah terkejutnya dirinya
ketika ia melihat siapa yang
melakukan semua itu, Dia melihat
seorang Wanita yang sangat
cantik dan ayu berambut
panjang , dengan perlahan lahan
Ia memasuki rumahnya, dan
menangkap wanita tersebut. Lalu
Ia berkata, “hai .. wanita, siap
kah engkau, dan dari mana
asalmu?” Wanita itu tertunduk
diam, dan mulai meneteskan air
mata, lalu pemuda itu pun
melihat ikannya tak lagi berada
di dalam wadah. Ia pun bertanya
pada wanita itu,“hai wanita
kemanakah ikan yang di dalam
wadah ini?” Wanita itu pun
semakin menangis tersedu sedu,
namun pemuda tsb terus
memaksa dan akhirnya wanita
itu pun berkata “Aku adalah ikan
yang kau tangkap kemarin” .
Pemuda itu pun terkejut, namun
karena pemuda itu merasa telah
menyakiti hati wanita itu , maka
pemuda tsb berkata,“Hai wanita
maukah engkau menjadi Istri
ku..??”, Wanita tsb terkejut , dia
hanya diam & tertunduk ,lalu
pemuda tsb berkata
“Mengapakah engkau
diam ..!!” .Lalu wanita tsb pun
berkata , “ aku mau menjadi istri
mu .. tetapi dengan satu syarat,
apakah syarat itu balas pemuda
itu dengan cepat bertanya,
wanita itu berkata, “Kelak jika
anak kita lahir dan tumbuh,
janganlah pernah engkau
katakan bahwa dirinya adalah
anakni Dekke(anaknya ikan)”.
Pemuda itu pun menyetujui
persyaratan tsb dan bersumpah
tidak akan mengatakannya, Dan
menikahlah mereka. Hingga
mereka mempunyai anak yang
berusia 6 tahunan , anak itu
sangatlah bandal (jugul) dan tak
pernah mendengar jika di
nasehati, Lalu suatu hari sang ibu
menyuruh anaknya untuk
mengantar nasi ke ladang
ketempat ayahnya, anak itu pun
pergi mengantar nasi kepada
ayahnya, namun di tengah
perjalanan ia terasa lapar, Ia pun
membuka makanan yang di
bungkus untuk ayahnya, dan
memakan makanan itu.
Setelah selesai memakannya,
kemudian ia pun
membungkusnya kembali dan
melanjutkan perjalanannya
ketempat sang ayah,
sesampainya di tempat sang
ayah Ia memberikan bungkusan
tersebut kepada sang ayah,
dengan sangat senang ayahnya
menerimanya, lalu ayahnya pun
duduk dan segera membuka
bungkusan nasi yang di titipkan
istrinya kepada anaknya,
alangkah terkejutnya ayahnya
melihat isi bungkusan tersebut.
Yang ada hanya tinggal tulang
ikan saja,sang ayah pun bertanya
kepada anaknya “hai anakku.,
mengapa isi bungkusan ini
hanya tulang ikan belaka”,
anaknya nya pun menjawab, “ di
perjalanan tadi perutku terasa
lapar jadi aku memakannya”,
sang ayah pun emosi, dengan
kuat ia menampar pipi anaknya
sambil berkata “Botul maho
anakni dekke (betul lah engkau
anaknya ikan),”Sang anak pun
menangis dan berlari pulang
kerumah.,sesampainya dirumah
anaknya pun menanyakan apa
yang di katakan ayahnya “mak ..
olo do na di dokkon amangi,
botul do au anakni dekke
(mak .benarnya yang dikatakan
ayah itu , benarnya aku ini
anaknya ikan)” mendengar
perkataan anaknya ibunya pun
terkejut, sambil meneteskan air
mata dan berkata di dalam
hati.“Suami ku telah melanggar
sumpahnya,dan sekarang aku
harus kembali ke alamku,” Maka ,
langit pun mulai gelap , petir pun
menyambar nyambar, Hujan
badai pun mulai turun dengan
derasnya, sang anak dan ibu
raib, dari bekas telapak kaki
mereka muncul mata air yang
mengeluarkan air sederas
derasnya, hingga daerah
tersebut terbentuk sebuah
Danau, yang Diberi nama Danau
TUBA yang berarti danau tak tau
belas kasih ,tetapi karena orang
batak susah mengatakan TUBA,
maka danau tersebut terbiasa
disebut dengan DANAU
TOBA..Sekian terima kasih,NB :
Menurut Warga setempat, sang
ibu kembali berubah menjadi
Ikan yang sangat besar
(penunggu danau), dan akan
meminta tumbal setiap setahun
sekali, dan sampai sekarang
belum ada yang bisa mengukur
dalamnya Danau tersebut .Karena
telah banyak Turis – turis yang
Coba menyelam ke danau namun
tak pernah kembali, Dalam danau
yanga ada di buku hanyalah
perkiraan saja bukan sebenarnya
–nya

    • Soni
    • Oktober 18th, 2010

    Yaah pengen kesana ex

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: