diam adalah emas

Saat
anda tak memiliki kata-kata
yang perlu dibicarakan,
diamlah. Cukup mudah untuk
mengetahui kapan waktunya
berbicara. Namun,
mengetahui kapan anda
harus diam adalah hal yang
jauh berbeda. Salah satu
fungsi bibir adalah untuk
dikatupkan. Bagaimana anda
bisa memperhatikan dan
mendengarkan dengan lidah
yang berkata-kata. Diamlah
demi kejernihan pandangan
anda.
Orang yang mampu diam di
tengah keinginan untuk
berbicara mampu
menemukan kesadaran
dirinya. Sekali anda
membuka mulut, anda akan
temui betapa banyak
kalimat-kalimat meluncur
tanpa disadari. Mungkin
sebagian kecil kata-kata itu
tidak anda kehendaki.
Seringkali orang tergelincir
oleh kerikil kecil, bukan batu
besar. Butiran mutiara indah
hanya bisa tercipta bila
kerang mutiara
mengatupkan bibirnya rapat-
rapat. Sekali ia membuka
lebar-lebar cangkangnya,
maka pasir dan kotoran laut
akan segera memenuhi
mulutnya.
Inilah ibarat, kekuatan anda
untuk diam. Kebijakan
seringkali tersimpan rapat
dalam diam para bijak. Untuk
itu anda perlu berusaha
membukanya sekuat tenaga.
Bukankah pepatah
mengatakan, “diam adalah
emas”

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: